Ketua IPPTAS; Jaga Keamanan Ketertiban Pasca Bentrok Desa Ariate - Dusun Tanah Goyang - WANTARA MALUKU

ARTIKEL LAIN

Deskripsi gambar

Minggu, 31 Mei 2026

Ketua IPPTAS; Jaga Keamanan Ketertiban Pasca Bentrok Desa Ariate - Dusun Tanah Goyang



WantaraMaluku.com,  Ambon -  Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Tahisane (IPPTAS) Kota Ambon Corneles Matinahoruw, mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) pasca bentrokan antar warga Desa Ariate dan warga Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Sabtu, (30/05/2026).


Matinahoruw kepada sejumlah wartawan di Ambon Minggu, (31/05/2026) menyampaikan dan meminta kedua belah pihak lebih percayakan proses hukum kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres SBB yang tengah melakukan proses penyelidikan.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi akan isu-isu propaganda berpotensi mencederai nilai-nilai persaudaraan di Kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa tersebur," sahut Matinahoruw.


Ia mengajak kedua Desa untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dengan mengedepankan sikap tertib, damai, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.


Sebagai Ketua IPPTAS mendesak pihak kepolisian agar bertindak secara objektif dan transparan dalam menangani perkara tanpa dipengaruhi kepentingan manapun.


Kami berharap APH dapat menjalankan tugasnya dan fungsi secara adil, transparan sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum yang  adil.


Matinahoruw, berharap permasalahan bentrokan yang terjadi tidak terulang kembali karena menimbulkan ketegangan sosial di antara kedua belah pihak serta merusak hubungan persaudaraan yang telah lama terjalin.


Jurnalis senior Ini menegaskan bahwa masyarakat Kaibobo dan Ariate merupakan masyarakat yang mencintai akan perdamaian dan menginginkan kehidupan yang aman, harmonis yang penuh persaudaraan.


“Pada prinsipnya, kami masyarakat Kaibobo dan Ariate cinta damai."


Mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memecah belah hubungan antara orang basudara, urai dia.


Diketahui, bentrokan antara warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB, terjadi 30 Mei 2026 mengakibatkan dua warga terluka sementara empat orang terduga pelaku telah di amankan aparat kepolisian guna proses hukum selanjutnya.(**)

BERITA LAIN