WantaraMaluku.com, Malteng - Sekelompok warga Desa Jerili Kecamatan Teon Nila Serua (TNS) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menyereng dan membakar habis rumah milik A Maalalu di kompleks tiang gol sekira pukul 02.00 Wit subuh Senin, (25/05/2026).
Aksi penyerangan itu dilakuan tanpa permasalahan yang pasti, keluarga A Maalalu di tuduh melakuan pembakaran salah satu gudang milik warga Jerili berlokasi berdekatan dengan TKP rumah terbakar.
A Maalalu pemilik rumah kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler menyebut, "katong tidak tau apa - apa tiba - tiba diserang dan diintimidasi bahwa dituduh lakukan pembakaran gudang tersebut," sebutnya dengan kesal.
"Semetara ini sekeluarga mengungsi di saudara terdekat," ujarnya dengan dialek Ambon.
Kebiadaban ini harus ditindak lanjuti oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini pihak berwajib Polres Maluku Tengah (Malteng) sampai tuntas dan para pelaku diminta untuk dihukum setimpal sahut dia.
Ia menyebut, "kejadian pembakaran rumah itu terlihat aparat kepolisian sedeng melakukan penjagaan di loksi TKP namun mereka lalai rumah habis di bakar harta benda juga habis lenyap."
Masalah bermulah Sabtu, (24/05/2026) terdengar kabar bahwasnya, salah satu anak berusia remaja hilang di sungai noa memicu reaksi warga dari Desa Jerili maupun warga kompleks tiang gol melakuan pencarian korban hingga ditemukan selamat.
Setelah masah bergegas pulang tiba di lokasi gudang terlihat api membumbung membakar abis area gudang disitulah memicu ketegangan warga Desa Jerili.
Adu mulut pun pecah hingga warga Jerili sempat membakar rumah salah satu warga tiang gol berdekatan dengan rumah milik keluarga Maalalu namun di lerai oleh aparat gabungan baik TNI dan Polri, masalah tersebut berkepanjangan hingga subuh dini hari sampai terjadi pembakaran rumah keluarga A Maalalu.
Sekertaris Desa Jerili Noldy Pelmelay dihubungi wartawan melalui via WhatsApp belum merespon atas peristiwa dimaksud.(**)
